Mau Sukses di IT? Kuasai 10 Keterampilan Ini!

JobStreet.co.id • 30 Juni 2022

Soft skill adalah apa yang bisa membedakan Anda dari para pesaing Anda, terutama saat menulis resume teknik yang sangat penting itu.

Keseimbangan antara permintaan (demand) dan juga persediaan (supply) harus ada di semua industri. Hal ini bukan berlaku pada kebutuhan produk yang akan didistribusikan saja, melainkan juga berlaku pada pelaku yang menciptakan produk-produk tersebut.

Seperti yang kita ketahui bersama, industri teknologi meliputi banyak sekali inovasi yang ditujukan untuk membuat disruption, atau perubahan positif yang signifikan pada cara masyarakat menjalani hidup. Inovasi-inovasi ini bukan hanya membutuhkan alat atau software baru, tetapi juga teknisi pekerjaan IT yang handal dan mampu menguasainya.

Apakah kamu berniat meningkatkan karirmu di bidang IT atau bahkan baru ingin terjun ke dalam bidang yang satu ini? Pelajari berbagai keterampilan berikut ini agar kamu bukan hanya tidak tertinggal tren-tren teknologi yang ada, tetapi justru sukses dalam mengimplementasikannya!


Bahasa Programming

Ketika memutuskan untuk belajar coding, kamu akan dihadapkan dengan berbagai bahasa programming. Jika kamu berada di industri teknologi, kamu mungkin sudah paham betapa pentingnya programming dalam pembuatan inovasi teknologi.

Programming language atau bahasa programming pada dasarnya merupakan suatu kumpulan peraturan meliputi penulisan (seperti kata, angka, tanda baca, dan lainnya) yang ditujukan untuk memerintahkan suatu perangkat untuk melakukan instruksi tertentu. Belajar programming sangat penting untuk dilakukan, terutama kalau kamu terlibat dalam pembuatan website atau software.

Nah, beberapa bahasa programming yang kerap digunakan, antara lain:


Analisis Data

Mengetahui performa suatu software mewajibkanmu untuk mengenali angka dan juga pengolahan data. Apabila jalur pekerjaan IT yang kamu ingin jalani adalah data engineer, kemampuan analisis dan pengolahan data ini harus ditingkatkan. Cobalah mempelajari elemen-elemen yang penting dalam bidang pekerjaan ini, seperti SQL (Structured Query Language), Python, dan juga ilmu-ilmu matematika seperti statistika.


Komputasi Awan (Cloud Computing)

Sistem cloud computing memberikan akses untuk banyak orang untuk menciptakan inovasi teknologi di mana pun dan secara lebih mudah. Pasalnya, lewat cloud computing, kamu dapat menghadirkan software, server, database, data, atau sumber daya lainnya.

Tak hanya itu saja, memiliki keterampilan yang satu ini dapat membuatmu lebih siap ketika nantinya ada lowongan-lowongan yang terkait dengan cloud computing. Beberapa pekerjaan di antaranya adalah cloud architect dan juga cloud engineer.


Machine Learning

Machine learning memungkinkan suatu software melakukan prediksi secara akurat seputar hasil yang akan dikeluarkannya melalui algoritma yang berhubungan dengan data historikal. Bisa dibilang, machine learning mampu membantu software melakukan automasi tanpa adanya teknisi yang melakukan programming secara langsung.


Keamanan Data

Membuat inovasi baru juga membawa tanggung jawab yang besar, yakni menjaga data dari peretasan, entah itu data perusahaan dan juga data pengguna. Jadi, cobalah untuk menguasai berbagai pendekatan yang berhubungan dengan menjaga keamanan data, seperti enkripsi data, penggunaan firewall, dan juga peraturan-peraturan seputar keamanan data yang telah diatur oleh negara.


Komunikasi yang Baik

Ketika membaca poin ini, kamu mungkin merasa bahwa kemampuan komunikasi yang baik memang harus dimiliki di industri mana pun. Akan tetapi, khusus untuk mereka yang berada di bidang pekerjaan IT, komunikasi yang baik dengan stakeholders atau orang-orang yang berkepentingan sangatlah dibutuhkan.

Pekerjaan IT merupakan bidang yang krusial dan harus dilakukan secara teliti demi memproduksi hasil yang baik. Namun, bagaimana kita bisa melakukan hal tersebut apabila informasi yang kita terima seputar product requirements, laporan data, atau business objectives tidaklah sesuai karena hambatan dalam komunikasi? Maka dari itu, jangan ragu untuk terus menanyakan perkembangan berbagai macam aspek yang berhubungan dengan produk yang kamu buat saat ini, ya!


Project Management

Pekerjaan yang terorganisir dan sesuai lini waktu (timeline) sangat penting dan berkontribusi pada produk yang baik. Maka dari itu, suatu tim product management dan juga teknologi umumnya akan menjalankan suatu sistem pekerjaan, entah itu agile (gesit) atau waterfall (mengalir).

Nantinya, kedua sistem pekerjaan ini akan mengharuskanmu untuk menggunakan alat-alat untuk keperluan organisasi pekerjaan. Salah satu contoh yang umum diimplementasikan adalah sistem Kanban, yang membagi pekerjaan ke dalam berbagai tahapan, mulai dari to-do hingga done. Pastikan agar seluruh pekerjaan bisa melalui setiap tahapan secara mulus dan tanpa hambatan.


Teamwork

Jika berbicara seputar cara menghadirkan produk yang baik dalam pekerjaan IT, kerja sama atau teamwork sangat dibutuhkan. Bagaimanapun juga, product development merupakan pekerjaan yang mengharuskan setiap karyawan dari setiap bidang untuk melakukan pekerjaan layaknya berada di lari estafet. Tongkat harus diberikan kepada karyawan lainnya dengan cara yang baik dan juga tepat, yang meliputi komunikasi yang baik dan hubungan yang profesional.


Kemampuan Beradaptasi

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, industri teknologi penuh dengan inovasi. Bahkan, inovasi-inovasi ini muncul secara beruntun dan memerlukan kemampuan beradaptasi yang tinggi bagi para ahli di bidang pekerjaan ini.

Wajar saja, metode yang digunakan setiap tahun bisa saja berubah, apa lagi dalam 10 tahun kedepan. Untuk memiliki karir yang sustainable di bidang IT, kamu harus mampu beradaptasi terhadap perubahan dan, bahkan, mencari tahu serta mengaplikasikan perubahan-perubahan tersebut di dalam organisasimu.


Pemecahan Masalah (Problem Solving)

Terkadang, masalah akan muncul meski kamu telah menghindarinya, entah masalah itu berdampak pada tugas yang sedang kamu kerjakan atau terjadi di antara karyawan. Apa pun masalahnya, caramu memecahkan masalah sangatlah penting. Kamu membutuhkan pemikiran analitis di mana kamu bisa menganalisis suatu masalah, dampak-dampaknya, cara-cara menyelesaikannya, serta langkah-langkah untuk menghindari hal tersebut terjadi lagi di tugas-tugasmu mendatang.